Kunci untuk bahagia adalah mempunyai mimpi. Kunci untuk sukses adalah membuat mimpi menjadi nyata
Mimpi kita adalah sesuatu yang nyata. Kegagalan kita untuk mewujudkan impian itulah yang tidak nyata.

Total Tayangan Laman

Senin, 04 Juli 2011

Syarat- syarat Guru

Definisi tentang guru, telah dibahas sebelumnya Apa sih Guru itu ?, namun serasa tidak lengkap bila tidak ditambahkan dengan hal-hal yang harus dimiliki seorang guru (syarat-syarat guru). Karena tanpa memnuhi syarat-syarat tersebut, ibarat guru hanya mengandalkan nama saja, dan ujung-ujungnya timbul berbagai masalah dalam proses belajar mengajar, seperti tindakan kekerasan, tidak dilogis, dll. Bagi Anda yang ingin jadi guru, seyogyanya mendalami profesionalisme dan apa prasyarat yang harus dipenuhi oleh seorang guru.

Pada zaman sekarang ini setiap lembaga pendidikan memerlukan pendidikan yang berkualitas, sehingga masing-masing anak didik mendapat pendidikan dari pendidikan tersebut, yang memiliki kepribadian yang berbeda. Guru yang sekaligus sebagai pendidik disamping mengajar mempunyai pengaruh yang besar terhadap anak didik, baik pengaruh itu disadari atau tidak oleh sebab itu maka untuk menjadi seorang guru agama diperlukan adanya syarat-syarat yang dapat membantu keberhasilan pendidikan.

Adapun syarat-syarat yang harus dimiliki oleh guru adalah:
1. Syarat formal
2. Syarat material
3. Syarat non formal.·

Untuk lebih jelasnya, maka penulis uraikan sebagai berikut

1. Syarat-Syarat Formal
*Mempunyai ijazah guru
*Harus sehat jasmani dan rohani

Berdasarkan hal-hal tersebut diatas agar menjadi guru agama yang baik, seorang guru harus mempunyai ijazah, sebab dengan begitu ia telah memiliki ilmu pengetahuan tentang keguruan. Disamping itu juga seorang guru harus sehat jasmani dan rohani sehingga dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.

2. Syarat Material
Yang dimaksud dengan syarat material yaitu:
*Menguasai ilmu yang diajarkan
*Mengerti ilmu jiwa
*Mengerti ilmu dedaktif dan metodik.·

Dari pendapat tersebut diatas, maka dapat penulis jelaskan bahwa setiap guru harus menguasai ilmu yang diajarkan, sebab hal itu dapat mempengaruhi pada penampilan guru dalam mengajar. Disamping itu menguasai bahan pelajaran tersebut. akan dapat menambah kesungguhan dan kecintaan terhadap tugas yang dilakukan sehingga pelajaran yang diajarkan tidak bersifat dangkal.

Hal ini sebagaimana dijelaskan berikut ini:
"Seorang guru harus sanggup menguasai bahan pelajaran yang diberikan serta memperdalam pengetahuan tentang itu, sehingga janganlah pelajaran yang diberikan itu bersifat dangkal, tidak melepaskan dahaga dan tidak mengenyangkan lapar".·

Selain hal tersebut diatas, seorang guru harus mengerti karakteristik kepribadian anak didiknya, seorang guru harus menguasai ilmu dedaktik dan metodik dengan menguasai ilmu ini seorang guru dapat menyampaikan bahan pelajaran dengan baik dan mengajarkannya dapat didasarkan atas prinsip kegiatan menyampaaikan bahan pelajaran, sebagaimana Surayal berikut:
"Dengan mengerti ilmu dedaktik seorang guru dapat mengerti cara siasat (strategi) menyampaikan bahan pelajaran tertarik dari suatu mata pelajaran agar siswa dapat mengetahui, menguasai dan mempergunakan bahan pelajaran tersebut dan memahami ilmu metodik berarti ilmu mengajar yang didasarkan atas prinsip-prinsip kegiatan menyampaikan bahan pelajaran dimiliki oleh siswa.·

3. Syarat Non Formal
*Memiliki loyalitas pada pemerintah
*Berakhlak mulia, taat melakukan ajaran agama
*Mempunyai dedikasi terhadap tugas sebagai guru
*Pemaaf
*Harus peka terhadap tabiat murid
 *Harus mempunyai sifat terbuka.·

Berdasarkan pendapat diatas, maka disini penuli mencoba menjelaskan syarat-syarat ini, setiap guru harus loyal terhadap pemerintah yaitu dalam arti guru harus berkepribadian bangsa Indonesia yang berdasarkan Pancasila. Demikian juga seorang guru agama, harus berakhlak mulia serta taat menjalankan ajaran-ajaran agama, karena tinglah laku guru harus mencerminkan tingkah laku yang berbudi luhur, terutama guru agama.

 

Athiyah al-Abrasyi, Dasar-Dasar Pokok Pendidikan Islam, (Jakarta: Bulan Bintang, 1984), hal. 70

Direktorat Jenderal Pembinaan Agama Islam, Bahan Penataran Guru Agama Islam, Op.Cit, hal. 1-2

Proyek Peningkatan Pada Sekolah Umum, Buku Pedoman Guru Agama Islam, Op.Cit, hal. 45-46

Proyek Peningkatan Pada Sekolah Umum, Buku Pedoman Guru Agama Islam, (Jakarta, 1982), hal. 43

Direktorat Jenderal Pembinaan Agama Islam, Bahan Penataran Guru Agama Islam, (Jakarta, 1981), hal. 159

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Share it